HUT Kementerian BUMN, Hadir Untuk Rakyat Indonesia

5 April 2019 kemarin saya berkesempatan hadir di porgram Usee TV Program Paradigma Ngobrol Seru HUT BUMN bersama beberapa narasumber dari BUMN untuk mengupas habis tentangg apa saja rangkaian kegiatan dalam HUT BUMN ke-21 tahun. Pada acara Paradigma dihadirkan diantaranya Bpak Fajar Harry selaku Deputi KBUMN, Bapak Yossi Istianto Direktur Human Capital BTN dan Analis Sosial Media Bro Rendy Herison, yang semakin seru juga dengan kehadiran Wendy Marc yang kita kenal sebagai Influencer. Salah satu digital analis yang mengamati perilaku para pelaku media sosial, Rendy Herison ( kata pemilik akun twitter @doroii) juga hadir meramaikan. Rendy,  atau biasa dipanggil doroi, menyebutkan, kini micro influencer lebih dibutuhkan dibanding macro influencer yang sempat jadi trend beberapa tahun sebelumnya.  Perilaku penggemar media sosial mulai berubah trendnya. Influence para micro influencer dinilai lebih bagus. Mereka justru lebih mudah memberikan influence dibanding figur yang followernya besar. Micro influencer justru lebih dipercaya follower, karena kegiatan harian si micro influencer biasanya lebih relate dengan kehidupan penggemarnya. 

Bro Harry, demikian panggilan akrab Deputi BUMN ini disapa sang host, Bayu, menjelaskan bahwa sejak tahun 2015, BUMN membuka pintu untuk masyarakat yang ingin bergabung. Pada waktu itu masih sedikit masyarakat yang mendengar hal ini. Memasuki tahun 2016, masyarakat yang terlibat bersama BUMN semakin banyak. BUMN membuka lebar kesempatan bagi semua masyarakat. Saat ini bahkan sudah ada milenial BUMN. Ketje kan?
Pak Harry dan kalangan BUMN ingin mengajak masyarakat merasakan keseruan peringatan hari ulang tahun BUMN yang jatuh tiap tanggal 13 April. Acara ulang tahun BUMN diadakan setiap tahun. Menjelang puncak perayaan ulang tahun, selalu ada berbagai kegiatan CSR, alias bakti sosial. Ada program Padat Karya Tunai yang diadakan di beberapa kota dan daerah, penyaluran paket pangan murah berisi minyak beras gula garam sarden. 
Pada acara seru bareng BUMN, hadir juga Pak Yossy Istanto, Direktur Human Capital BTN. Beliau mengatakan, BTN merupakan bagian dari keluarga BUMN juga. Terobosan BTN ternyata banyak. Salah satu yang ditunggu-tunggu adalah Program KPR untuk Milenial. 
Segmen yang dituju adalah menengah ke bawah atau kaum milenial yang belum punya uang banyak, tapi ingin punya rumah. Wah milenial Indonesia jadi gak khawatir memiliki rumah nih.

“Dalam kurun waktu 20 tahun, BUMN-BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN telah berkembang secara pesat. Pada tahun 1998 total aset BUMN sebesar Rp438 triliun, sementara pada tahun 2017 telah mencapai Rp7.212 triliun. Total laba BUMN pada tahun 1998 sebesar Rp14 triliun, sementara pada tahun 2017 sebesar Rp189 triliun,” ungkapnya. 

Selama 3,5 tahun ke belakang, BUMN terus bersinergi dengan mengusung misi ”BUMN Hadir Untuk Negeri”. Banyak upaya yang dilakukan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia, diantaranya melalui program pembangunan infrastruktur, keadilan sosial, ekonomi kerakyatan, pengembangan energi terbarukan sampai dengan Holding BUMN untuk menjadikan BUMN semakin kuat dan lincah sehingga mampu bersaing secara global dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Ohh iya BUMN juga merambah ke kampus-kampus dalam bentuk acara Goes to Campus. Tujuannya untuk memberikan edukasi dan memberdayakan mahasiswa. Menjaring mahasiswa berbakat dan berprestasi untuk masuk dan bergabung dengan BUMN, salah satunya dengan menggelar program magang bersertifikat, yang di sebut Program Rekrutmen bersama BUMN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *